Ini Empat Calon Kepala Otorita Ibu Kota Negara Baru Pilihan Jokowi

Desain landmark ibu kota negara baru / Net

Diketahui pemerintah telah menyerahkan draf Rancangan Undang Undang (RUU) Ibu Kota Negara (IKN) baru ke DPR RI. Dalam RUU tersebut IKN akan dipimpin oleh seorang kepala badan otorita berbeda seperti DKI Jakarta yang dipimpin oleh seorang gubernur.

Kepala otorita dalam hal ini adalah pejabat setingkat menteri yang ditunjuk langsung oleh presiden dengan masa jabatan lima tahun.

Presiden Joko Widodo sempat menyebutkan sejumlah nama kandidat kepala badan otorita IKN yang bakal dipilihnya nanti. Diantaranya ada Basuki Tjahja Purnama, Bambang Brodjonegoro, Abdullah Azwar Anas, Tumiyana.

“Kandidatnya ada banyak, satu Pak Bambang Brodjonegoro, dua Pak Ahok, tiga Pak Tumiyono, empat Pak Azwar Anas,” kata Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka Jakarta dilansir Antara, Senin (18/10/2021).

Bacaan Lainnya

“Jadi untuk otoritas ibu kota negara, ini memang kita akan segera menandatangani perpres (peraturan presiden) di mana di situ ada CEO-nya, CEO-nya sampai sekarang belum diputuskan, dan akan segera diputuskan Insya Allah dalam minggu ini,” tambah Presiden.

Sebelumnya, Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Manoarfa mengatakan ibu kota negara baru akan dipimpin seseorang setingkat menteri yang langsung akan dipilih oleh Presiden Jokowi.

Suharso menjelaskan, badan otorita tersebut nantinya memiliki tugas, mulai dari mempersiapkan, membangun hingga memproses pemindahan itu sendiri. Badan otorita juga diberikan wewenang atas pengelolaan tanah, lahan, serta agar proses pembangunan dapat tersentralistik dengan baik secara administrasi terutama, dalam hal kewenangan atas lahan saat dibuat sebuah kerjasama dengan pihak ketiga.

Pos terkait