Terkait Calon Panglima TNI, Ini Kabar Terbaru dari Senayan

Ilustrasi calon Panglima TNI / Courtesy kumparan

Terkait pengganti Panglima TNI Hadi Tjahjanto yang akan pensiun pada 1 Desember 2021, hingga saat ini Komisi I DPR RI belum menerima Surat Presiden (Surpres) untuk usulan nama pengganti Panglima TNI.

“Surpres belum diterima,” kata Wakil Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto dari Senayan dikutip Fajar, Senin (1/11/2021).

Menurut Utut, DPR hanya bisa menunggu pihak Istana Negara mengirimkan Surpres tentang pergantian Panglima TNI tersebut, karena itu menjadi kewenangan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

Legislator Fraksi PDIP itu menerangkan bahwa parlemen bakal memproses pergantian Panglima TNI ketika surat sudah masuk.

Bacaan Lainnya

Dijelaskannya, calon Panglima TNI harus dilantik sebelum Marsekal Hadi resmi pensiun, karena dalam aturan TNI tidak mengenal istilah pejabat tertingginya diisi oleh pelaksana tugas atau Plt.

“Itu tidak boleh ada kekosongan sehari pun. Jadi, enggak boleh ada Plt begitu,” jelas dia.

Utut mengatakan, Surpres tentang pergantian Panglima TNI biasanya dikirim ke pimpinan DPR RI kemudian surat akan dibawa ke fraksi-fraksi dan dilanjutkan ke Badan Musyawarah (Bamus) DPR RI.

“Bamus baru ke Komisi I, lalu rapat paripurna,” ujarnya.

Pos terkait