Dilaporkan ke MKD, Anggota DPR Ini Diduga Gagahi Anak di Bawah Umur

Ilustrasi Pencabulan Anak / net

Anggota DPR berinisial MM akan dilaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) atas dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur.

“Siang ini insyaallah ke DPR RI antar kuasa hukum korban ke MKD,” kata Direktur Eksekutif ETOS Indonesia Institute Iskandarsyah yang turut memberikan pendampingan terhadap korban dalam kasus ini dikutip Detikcom, Senin (1/11/2021).

Wakil Ketua MKD DPR RI, Habiburokhman mengatakan dia belum mengetahui siapa anggota dewan yang dimaksud. Dirinya juga enggan berasumsi lebih jauh. Namun dia mempersilakan polisi mengusut jika kasus itu sudah resmi dilaporkan.

“Kami nggak mau berasumsi dan berandai-andai. Kalau memang sudah dilaporkan ya silakan saja polisi untuk mengusutnya,” ujar Habiburokhman.

Bacaan Lainnya

“Kita harus menghormati asas equality before the law, siapa pun warga negara yang melakukan pelanggaran hukum ya harus diusut,” lanjutnya.

Sebelumnya, seorang anggota DPR RI periode 2019-2024 berinisial MM diduga telah menggagahi anak di bawah umur.

Kasus dugaan pencabulan ini baru diketahui publik setelah kuasa hukum korban mendatangi Bareskrim (Badan Reserse Kriminal) Polri untuk melaporkan dugaan pencabulan tersebut, Rabu (27/10/2021).

“Dugaan tindak pidana perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur. Klien kami anak di bawah umur dengan ancaman dan tekanan,” kata Kuasa hukum korban, Gangan dikutip CNN, Rabu (27/10/2021).

Diketahui, ada beberapa lembaga yang juga memberikan pendampingan kepada pihak korban salah satunya UPT Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) di wilayah korban tinggal.

“Dugaan tindak pidana pencabulan ya, bukan pelecehan seksual. Terhadap anak di bawah umur,” katanya.

Namun kemudian, pelaporan ke Bareskrim ini ditunda. Kuasa hukum korban, Gangan, menyatakan pelaporan ini ditunda karena psikis korban belum siap.

Direktur Eksekutif ETOS Indonesia Institute, Iskandarsyah, adalah sosok yang pertama kali membeberkan inisial MM sebagai terduga pelaku.

Iskandarsyah tampaknya tahu betul kasus seluk-beluk dugaan pencabulan ini. Sebab, dia mengaku sebagai orang pertama yang mengamankan korban dari ancaman pelaku.

“Saya nanti kemungkinan akan menjadi saksi, karena saya adalah orang pertama yang membawa korban, menyelamatkan korban dari ancaman pelaku,” ujar Iskandarsyah beberapa waktu lalu.

Pos terkait