Dukung Larangan Ekspor Bijih Nikel, Ketua DPD RI: Saatnya Tunjukkan Kedaulatan Bangsa

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti/Foto: Istimewa

Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), LaNyalla Mahmud Mattalitti mendukung kebijakan larangan ekspor bahan mentah bijih nikel.

LaNyalala mengatakan, Indonesia tidak perlu takut dengan ancaman negara-negara Eropa yang akan membawa masalah ini ke organisasi perdagangan dunia, WTO.

“Justru ini saat yang tepat untuk memperlihatkan kedaulatan Indonesia sebagai sebuah negara. Buktikan jika kita negara yang kuat,” tutur LaNyalla saat melakukan kunjungan kerja ke Sulawesi Tenggara, Jumat (19/11/2021).

Lanjut dia, ketegasan Presiden Joko Widodo soal larangan ekspor bijih nikel konsisten. Indonesia harus komitmen untuk mempertahankan kedaulatan bangsa.

Bacaan Lainnya

“Jangan sampai ucapan yang disampaikan presiden digembosi dengan ditakut-takuti. Kita akan dukung agar presiden konsisten dengan sikapnya,” tegasnya.

LaNyalla berpandangan, ekonomi Indonesia sebenarnya sangat kuat. Ia mengibaratkan ekonomi Indonesia sebagai kapal yang memiliki tiga palka, yakni koperasi, BUMN, dan swasta.

“Dengan tiga palka itu, seandainya kapal bocor tidak akan sampai tenggelam. Artinya, ketiganya harus dipisahkan dengan jelas antara koperasi atau usaha rakyat, BUMN dan swasta, namun tetap berada di dalam struktur bangunan ekonomi Indonesia,” katanya.

Dengan begitu, persoalan yang dihadapi di salah satu palka tak akan merembet pada hal lainnya.

“Misalnya palka BUMN bocor, masih ada swasta dan koperasi. Kebocoran itu hanya berputar-putar di BUMN saja alias tidak berdampak kepada swasta dan koperasi. Andaikan palka BUMN dan swasta bocor, masih ada koperasi yang tetap solid menjaga kapal tetap stabil,” tandasnya.

Pos terkait