Menteri Bahlil Sebut Investor Asing Dilarang Masuk ke Usaha Dengan Modal Dibawah Rp10 Miliar

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia / net

Terkait regulasi investasi asing pada usaha dengan nilai modal dibawah Rp10 miliar, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia meminta investor asing dilarang untuk masuk ke usaha-usaha tersebut.

Sehingga pada pasal 90 Undang-undang Cipta Kerja mengatur agar bidang usaha yang modalnya di bawah Rp10 miliar tidak dimasuki investor asing, namun hanya dibuka bagi UMKM.

“Untuk apa investor besar masuk kalau hanya mau mengambil modal kerja yang di bawah Rp10 miliar. Itu biarkanlah saudara-saudara kita yang ada di pelosok-pelosok desa, kecamatan, dan kabupaten dari Aceh sampai Papua. Jangan kita kasih ke asing,” tutur Bahlil pada acara Penerbitan dan Pembagian Nomor Induk Berusaha Bagi Pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) Perseorangan, Senin (13/12/2021).

Mantan Metua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) ini juga menyoroti bahwa UMKM selalu dijadikan komoditas politik.

Bacaan Lainnya

“Nanti kalau pemilu, pilgub, pilpres, pilkada, UMKM selalu dijadikan komoditas politik. Jangan remehkan UMKM. Saya alumni UMKM. Saya pernah punya omzet Rp60 juta, waktu memulai usaha. Saya pernah antre di depan kantor kepala dinas kabupaten untuk mengurus izin berhari-hari. Saya pernah membayar izin yang tidak wajar,” cerita Bahlil.

Dia menceritakan kesulitan dan kerumitan untuk mengurus izin usaha pada saat dia awal membuka usaha. Namun, saat ini izin seluruh usaha melalui Online Single Submission (OSS) berbasis risiko. Dia menegaskan perizinan untuk UMKM tidak memungut pembayaran.

Bahlil menyampaikan sejak 9 Agustus 2021 sampai sekarang, OSS sudah menerbitkan 430.000 nomor induk berusaha (NIB). Sebesar 98 persen adalah untuk UMKM perseorangan.

Di samping itu, Bahlil menyebut NIB yang telah terbit didominasi oleh pengusaha UMKM dari Jawa Barat sebanyak 113.000 atau tertinggi di Indonesia berdasarkan data OSS real time pagi ini.

Pos terkait