KPK Menyita Uang Rp100 Miliar dari Tersangka Korporasi PT Merial Esa

Pelaksana Tugas (Plt) Jurubicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri/Net

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang sekitar Rp100 miliar terkait dugaan tindak pidana korupsi pembahasan dan pengesahan rencana kerja dan anggaran kementerian/lembaga (RKA K/L) dalam APBN-P tahun anggaran 2016 untuk Bakamla RI untuk tersangka korporasi PT Merial Esa (ME).

Pelaksana Tugas (Plt) Jurubicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri mengatakan, dalam proses penyidikan, tim penyidik telah menyita uang sekitar Rp100 miliar yang berada di beberapa rekening bank yang diduga terkait dengan perkara.

“Diharapkan uang yang disita tersebut bisa dijadikan sebagai bagian dari aset recovery dari tindak pidana dimaksud,” ujar Ali kepada wartawan dikutip RMOL, Senin (3/1/2022).

Dalam perkara ini, penyidik telah melakukan tahap II pelimpahan tersangka dan barang bukti ke tim Jaksa pada Kamis (30/12) untuk tersangka korporasi PT Merial Esa.

Bacaan Lainnya

Pelaksanaan tahap II dengan tersangka PT ME diwakilkan oleh Direktur Utama bersama perwakilan dari staf pemasaran. 

“Tim Jaksa dalam waktu 14 hari kerja akan melimpahkan berkas perkara dan surat dakwaan ke Pengadilan Tipikor. Persidangan akan dilaksanakan di Pengadilan Tipikor pada PN Jakarta Pusat,” pungkas Ali.

Pos terkait