Penunjukkan Tujuh Plt Bupati/Wali Kota di Sultra oleh Ali Mazi, Beruntungkah NasDem?

  • Whatsapp
Ketua DPW Partai Nasional Demokrat (NasDem) Sulawesi Tenggara, Ali Mazi/net

KENDARI – Tahun 2022 ini, setidaknya ada tujuh daerah di Sulawesi Tenggara yang bakal dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt) kepala daerah hingga pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) tahun 2024 mendatang.

Pengamat politik asal Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Najib Husein mengatakan penentuan Plt Bupati dan Wali Kota tahun 2022 dan 2023 masih ditangan pemerintahan Gubernur Sultra, Ali Mazi.

Bacaan Lainnya

Sehingga dipastikan akan ada keberpihakan Ali Mazi sebagai kader Partai Nasional Demokrat (NasDem) dan sebagai Ketua DPW Nasdem Sultra.

“Sangat besar karena merupakan hak dan kewenangan beliau untuk menunjuk pejabat yang telah memenuhi syarat guna mengisi posisi Plt. Biasanya orang yang dipilih yang bisa menjalankan misi penguasa yang sifatnya sementara,” ujar Najib saat dikonfirmasi, Senin (10/1/2022).

Sehingga, pertarungan di tingkat kabupaten/kota pada Pilkada 2024 ditentukan pada figur Plt yang akan ditunjuk Ali Mazi.

Sebaliknya, apabila Ali Mazi salah memilih figur, maka akan menjadi bumerang bagi Partai Nasdem sendiri di Pilkada 2024.

“Namun jika pilihannya tepat dan figur yang disiapkan untuk pilkada 2024 juga layak untuk dijual dan siap bekerja untuk pemilihan legislatif, saya pikir Nasdem bisa mengeser PAN menjadi partai pemenang Pemilu di 2024,” katanya.

Selain itu, Najib Husein juga menilai, Ali Mazi harus sigap membaca peta politik menjelang Pemilu dan Pilkada serentak, yang dihelat tiga tahun lagi.

Pasalnya, setelah berakhir masa jabatan Ali Mazi sebagai Gubernur Sultra pada tahun 2023, sudah pasti konstalasi politik akan berubah kepentingan.

Dimana kepentingan pusat akan lebih kuat untuk menetapkan PJ Gubernur Sultra. yang agenda dibawah bukan lagi sekedar untuk memperkuat figur di tingkat kabupaten/kota, tetapi juga untuk pemenangan presiden dan kemenangan parta.

“Sehingga kekuatan Nasdem sangat ditentukan siapa figur yang didukung untuk gubernur dan koalisi dengan partai apa. Karena sudah berbicara untuk agenda yang lebih besar,” demikian Najib Husein.

Diketahui, kepala daerah di tujuh kabupaten/kota di Sultra yang akan  berakhir masa jabatannya di tahun 2022 ini diantaranya adalah Wali Kota Kendari, Sulkaranin Kadir; Bupati Buton, La Ode Arusani; Bupati Buton Tengah (Buteng), Sahamuddin; Bupati Muna Barat (Mubar), Achmad Lamani; Bupati Kolaka Utara (Kolut), Rahman Umar; Bupati Buton, La Bakry; dan Bupati Bombana, Tafdil.

Kekosongan jabatan tujuh kepala daerah ini, nantinya akan diisi oleh Plt Bupati dan Wali Kota yang berlangsung selama kurang lebih 2 tahun kedepan hingga pilkada 2024 yang digelar serentak usai.

Pos terkait