Dugaan Korupsi di Tulungagung, KPK Periksa Staf Swasta Joko Widodo

ILUSTRASI Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dijaga ketat oleh personel kepolisian / Courtesy Kompas.com

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak swasta dan mantan pejabat di Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Tulungagung atas kasus dugaan korupsi proyek pekerjaan yang menjerat mantan Bupati Tulungagung, Syahri Mulyo.

Salah satu yang dijadwalkan bakal diperiksa penyidik KPK adalah Joko Widodo. Tetapi Joko Widodo ini bukan Presien RI, melainkan seorang staf PT Kediri Putra Group periode tahun 1988-2018.

“Pemeriksaan dilakukan di Kantor Polres Kediri Kota,” kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri dilansir RMOL, Rabu (26/1/2022).

Selain Joko Widodo, KPK juga memeriksa karyawan PT Kediri Putra Isa Ansori dan Budi Santosa, karyawan swasta Rini Maherwati dan Andriyani.

Bacaan Lainnya

Kemudian, Direktur PT Karya Harmoni Mandiri Yoyok Tanjung, pemilik Triple S Sony, dan pensiun PNS/Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tulungagung tahun 2012-2019) Indra Fauzi.

Dalam perkara ini, KPK telah memproses mantan Bupati Tulungagung Syahri Mulyo dalam perkara korupsi proyek pekerjaan di Pemerintah Kabupaten Tulungagung.

Majelis Hakim pada Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya pada Februari 2019 telah menjatuhkan vonis terhadap Syahri Mulyo dengan pidana penjara selama 10 tahun dan denda Rp700 juta.

KPK sendiri hingga kini masih melakukan pengembangan penyidikan kasus dugaan suap terkait proyek pekerjaan di Pemerintah Daerah Kabupaten Tulungagung.

Pos terkait