DPRD Harap Pemkot Tertibkan Sejumlah Pasar Ilegal Dalam Kota Kendari

Ketua Komisi II DPRD Kota Kendari, Andi Sulolipu

KENDARI – Sejumlah pasar di Kota Kendari dinilai meresahkan warga. Selain tak berkontribusi pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga berpotensi menyebabkan kemacetan lalu lintas dan terjadinya pungutan liar.

“Masih banyak pasar ilegal yang kami temukan. Kalau tidak bisa ditertibkan ini akan repot dan meresahkan warga di Kota Kendari. Pungutan liar juga pasti terjadi,” ujar Ketua Komisi II DPRD Kota Kendari, Andi Sulolipu, Rabu (17/2/2021).

Lebih lanjut, Andi Sulolipu mengatakan akan memanggil Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kota Kendari, dan Satpol PP Kota Kendari beberapa hari ke depan untuk membicarakan hal terkait penertiban pasar tersebut.

Namun, Andi berharap jika penertiban itu dilakukan harus mengedepankan persuasif dan ada alternatif yang disediakan. Pasalnya, kondisi ekonomi di tengah wabah pandemi COVID-19 ini membuat warga kesulitan mendapatkan penghasilan.

“Kita dudukan sama-sama agar penertiban tersebut tidak mencederai usaha masyarakat di tengah pandemi COVID-19 ini. Bisa di arahkan di Wua-wua agar pasar disana bisa dimanfaatkan,” tuturnya.

Jika dalam pertemuan tersebut tidak ada solusi, politisi PDIP ini menekankan kepada Pemerintah Kota Kendari agar mengambil langkah hukum sesuai peraturan yang berlaku.

Menanggapi hal itu, Kasat Pol PP Kota Kendari, Samsu Alam mengatakan bahwa pasar-pasar ilegal itu akan ditertibkan dengan terlebih dahulu melakukan sosialisasi dan lebih mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif agar tak ada miss komunikasi nantinya.

“Iya, harus ditertibkan tapi kita butuh waktu untuk sosialiasasi utamanya yang mengganggu arus lalu lintas dan keindahan kota,” katanya saat dikonfirmasi.

Samsu Alam berkata, target penertiban yang akan dilakukan adalah Pasar Anduonohu, Pasar Kota, dan sejumlah pasar lainnya yang berjualan dan melakukan transaksi jual beli di bahu jalan.

Penulis: Herlis
Editor: aroeL

Pos terkait